Semua orang
pasti ingin praktis, gak terkecuali dalam hal mematikan komputer (shut down). Akan
tetapi, yang sering kita gunakan selama ini untuk mematikan komputer adalah
mengklik shut down atau menekan tombol power. Nah, kali ini saya akan membagikan
tips bagaimana cara shut down tanpa menekan tombol atau mengklik apapun pada
windows 7, namun tips ini hanya bisa digunakan pada laptop atau netbook.
Langsung aja begini caranya:
Minggu, 21 Juli 2013
Kamis, 13 Juni 2013
Penjelasan SIngkat Tentang Psikolinguistik
Pada mulanya istilah yang digunakan untuk psikolinguistik adalah linguistic
psychology (psikologi linguistik) dan ada pula yang menyebutnya sebagai psychology
of language (psikologi bahasa). Kemudian sebagai hasil kerja sama yang
lebih terarah dan sistematis, lahirlah satu ilmu baru yang kemudian disebut
sebagai psikolinguistik (psycholinguistic).
Resume Buku Sosiolinguistik: Suatu Pengantar, P. W. J. Nababan
A. Pendahuluan
Sosiolinguistik
adalah studi atau pembahasan dari bahasa sehubungan dengan penutur bahasa itu
sebagai anggota masyarakat. Selain itu, sosiolinguistik juga dapat dikatakan
sebagai studi yang mempelajari dan membahas aspek-aspek kemasyarakatan bahasa,
khususnya perbedaan-perbedaan (variasi) yang terdapat alam bahasa yang
berkaitan dengan faktor-faktor kemasyarakatan.
Kamis, 02 Mei 2013
Analisis Puisi "Pada Suatu Hari Nanti" karya Sapardi Djoko Damono
Pada
Suatu Hari Nanti
Karya:
Sapardi Djoko Damono
Pada
suatu hari nanti
Jasadku
tak akan ada lagi
Tapi
dalam bait-bait sajak ini
Kau
takkan kurelakan sendiri
Pada
suatu hari nanti
Suaraku
tak terdengar lagi
Tapi
di antara larik-larik sajak ini
Kau
akan tetap kusiasati
Pada
suatu hari nanti
Impianku
pun tak dikenal lagi
Namun
disela-sela huruf sajak ini
Kau
takkan letih-letihnya kucari
(1991)
Hujan
Bulan Juni, merupakan salah satu kumpulan puisi
dari penyair terkenal Sapardi Djoko Damono, yang isinya semua karya yang telah
dibuat Sapardi Djoko Damono selama 30 tahun, antara tahun 1964 sampai dengan
tahun 1994. Di antara puisi-puisi yang terkenal dalam Hujan Bulan Juni yaitu, Pada Suatu Hari Nanti, Lanskap, Kita
Saksikan, Dalam Diriku, dan banyak lagi.
Sapardi Djoko Damono banyak mendapakan
pujian karena kesederhanaannya dalam menggunakan kata-kata di dalam puisi-puisinya,
namun mampu memberikan imajinasi luas dan bercita rasa tinggi. Seperti dalam cuplikan
puisi di bawah ini.
Aku ingin mencintaimu
dengan sederhana:
dengan kata yang tak mampu diucapkan
dengan kata yang tak mampu diucapkan
kayu kepada api yang
menjadikannya abu
(Aku Ingin, bait ke-I)
Sapardi Djoko Damono hanya menggunakan
analogi sederhana seperti “kayu yang akan menjadi abu bila terbakar api” namun
bermakna tinggi yaitu sebuah cinta yang tulus dan rela diperlakukan apa saja
walau harus membuatnya sakit.
Senin, 18 Februari 2013
Kategori kata dalam buku Kelas Kata Bahasa Indonesia, Harimurti Kridalaksana
A. VERBA
Kata dikatakan berkategori verba
jika dalam frasa dapat didampingi partikel tidak dalam konstruksi dan
tidak dapat didampingi partikel di, ke, dari, atau dengan partikel
seperti sangat, lebih, atau agak. Berdasarkan bentuknya verba
dibedakan menjadi:
Sabtu, 19 Januari 2013
Munajat Ibn Athaillah (dikutip dari pengantar buku Latha'if al-Minan)
Sebagaimana format blog saya ini (gajepedia) yang tidak menekankan pada satu tema tertentu saja, akan tetapi apapun itu asalkan saya mau menulis akan saya posting. Nah, pada kesempatan ini saya akan posting yang bertemakan religius, yaitu sebuah munajat dari seorang Imam Besar Ibn Athaillah al-Sakandari. Munajat ini saya kutip dari pengantar bukunya yang berjudul latha'if al-minan (Rahasia Yang Maha Indah). Semoga bermanfaat bagi para pembaca dan juga saya aminn.
Jumat, 14 Desember 2012
Bingung Ngasih Judul Apa
Seperti biasa, dan gue yang
emang biasa-biasa aja ini akan menulis. Menulis, sebenarnya gue sama sekali gak
suka menulis, tapi justru karena gue gak suka nulis saya mencoba untuk menulis.
Pada hakikatnya (ceileh), menyelami sesuatu yang gak kita suka itu adalah
kegiatan yang salah, karena apapun itu, kalo kita gak menyukainya kita akan
melakukannya hanya sebatas kemampuan kita.
Sabtu, 24 November 2012
Sabtu, 03 November 2012
Selasa, 23 Oktober 2012
Pagi
Pagi biasa, tak berbeda
Embun masih melayang
Angin masih dingin
Daun masih hijau menetes
Aku pun masih terdiam terlelap
Di kehampaan mimpi tersesat
Aku masih di pagi
Menanti mentari nanti menyapa
Ya, aku masih di pagi
Aku masih terpaku
Menatap di teras kejauhan rindu
Sambil mengangkat pilu panas secangkir
Ku tiup sehembus demi sehembus
Hingga hilang panasnya
Hingga terasa hangatnya
Hingga mampu ku hirup
Sehirup demi sehirup pilu itu ku minum
Rasanya manis
Tidak pahit seperti yang ku duga
Ku nikmati secangkir pilu itu
Tak tersadar tetes air mata menyapa
“Kamu menikmatinya?”
Aku bilang
“Ya, bahkan jika ada satu cangkir lagi, akan
ku habiskan semua”
Dan air mata itu pergi
Merasa tak berguna katanya
Haha, aku tak perlu tangis
Ini hanyalah secangkir pilu manis
Di pagi
Palangkaraya, 16 Oktober 2012
Gema ds
Langganan:
Postingan (Atom)